5/11/26

Penjelasan Richard Lee soal datangi gereja seusai menjadi mualaf

 Dokter kecantikan sekaligus kreator konten, Richard Lee membantah isu yang menyebut dirinya datang ke gereja untuk beribadah setelah memutuskan menjadi mualaf.

Richard, melalui kuasa hukumnya, Abdul Haji Talaohu memberikan penjelasan dalam tayangan kanal CumiCumi di YouTube yang dikutip pada Jumat (8/5).

Menurut Abdul, kedatangan Richard Lee ke gereja semata-mata untuk memenuhi undangan memberikan motivasi.

“Richard Lee datang untuk memberi motivasi, bukan beribadah,” ujar Abdul.

Dia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilakukan atas undangan Pendeta Gilbert Lumoindong dan tidak berkaitan dengan aktivitas ibadah.

Abdul juga membantah tudingan yang menyebut Richard Lee mengajak istrinya, Reni Effendi, untuk beribadah di gereja.

“Istri Richard bukan penganut Kristen atau Katolik,” katanya.

Selain itu, pihak Richard Lee menegaskan persoalan keyakinan merupakan urusan pribadi yang tidak seharusnya diperdebatkan di ruang publik.

Menurut Abdul, perjalanan spiritual seseorang bersifat personal dan tidak bisa diukur hanya dari dokumen administratif atau asumsi publik.

“Keyakinan adalah urusan pribadi,” tegas Abdul.

Sebelumnya, polemik mengenai status mualaf Richard Lee ramai diperbincangkan di media sosial setelah muncul isu pencabutan sertifikat mualaf miliknya oleh Mualaf Center Indonesia.

Menanggapi berbagai tudingan yang beredar, pihak Richard Lee menyatakan tengah mempertimbangkan langkah hukum terhadap pihak-pihak yang dinilai menyebarkan fitnah dan menyerang karakter kliennya.


Beda dengan AS yang masih terjebak perdebatan teknologi, Tiongkok makin melaju cepat dalam adopsi AI

 Persaingan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) global kini memasuki fase baru. Jika sebelumnya kompetisi berfokus pada siapa yang memiliki model AI paling canggih, arah persaingan kini bergeser pada negara mana yang paling cepat mengintegrasikan teknologi tersebut ke kehidupan masyarakat dan dunia usaha. Dalam konteks itu, Tiongkok dinilai bergerak jauh lebih agresif dibandingkan Amerika Serikat (AS).

Di Amerika Serikat, AI masih memicu perdebatan panjang mengenai ancaman terhadap lapangan kerja, keamanan data, hingga etika teknologi. Sebaliknya, di Tiongkok, teknologi tersebut justru semakin cepat digunakan dalam aktivitas sehari-hari, mulai dari memesan perjalanan, membeli makanan, memanggil kendaraan daring, hingga membantu pekerjaan administrasi dan layanan kesehatan.

Dilansir dari Fortune, Kamis (7/5/2026), fenomena tersebut terlihat dari antrean puluhan warga di depan kantor perusahaan internet seluler di Beijing demi mendapatkan bantuan memasang asisten AI “agentic” bernama OpenClaw di laptop mereka. Peristiwa serupa juga terjadi di Shenzhen pada Maret lalu ketika para insinyur membantu masyarakat mengoperasikan teknologi tersebut.

"Saya khawatir tertinggal dalam perkembangan teknologi," ujar Sun Lei, manajer sumber daya manusia berusia 41 tahun yang berharap OpenClaw dapat membantu proses pencarian dan penyaringan lamaran kerja dari berbagai platform rekrutmen. Fenomena itu mencerminkan perubahan besar dalam cara masyarakat Tiongkok memandang AI, yakni bukan lagi sebagai teknologi eksperimental, melainkan alat produktivitas harian.

Laporan China Internet Network Information Center menunjukkan lebih dari 600 juta warga Tiongkok telah menggunakan AI generatif hingga Desember 2025, meningkat 142 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dalam saat bersamaan, data OpenRouter memperlihatkan penggunaan token mingguan model AI asal Tiongkok kini telah melampaui model buatan Amerika Serikat, menandakan tingginya intensitas penggunaan teknologi tersebut.

Di Shanghai, pensiunan insinyur teknologi informasi Jason Tong mengaku telah menggunakan chatbot AI seperti Doubao dan Kimi untuk berbagai kebutuhan sehari-hari. Dia bahkan memanfaatkan layanan pemantauan gula darah berbasis AI guna memperoleh saran kesehatan personal secara cepat. "Penerapan AI secara luas dalam kehidupan sehari-hari tidak bisa dihindari. Sama seperti kereta kuda yang akhirnya digantikan kereta api, ini pasti akan terjadi," katanya.

Perkembangan tersebut turut didorong perusahaan teknologi besar Tiongkok seperti Tencent, Alibaba, dan Baidu yang berlomba mengintegrasikan AI ke dalam ekosistem digital mereka. Tencent, misalnya, telah menyematkan OpenClaw ke WeChat, aplikasi serbaguna yang digunakan masyarakat Tiongkok untuk berkirim pesan, melakukan pembayaran, hingga memesan makanan. Alibaba juga mulai memasukkan AI berbasis agen ke dalam sistem operasional perusahaan.

Peneliti ekonomi dan teknologi dari Asia Society Policy Institute, Lizzi Lee, menilai arah persaingan AI global kini mengalami perubahan mendasar. "Persaingan AI jelas sedang bergeser dari model menuju ekosistem," ujarnya. Menurutnya, pengguna di Tiongkok kini bertindak sebagai "penguji langsung dalam skala besar" yang mempercepat pengembangan teknologi AI secara nyata di lapangan.

OpenClaw sendiri dikembangkan pengembang perangkat lunak asal Austria, Peter Steinberger. Namun di Tiongkok, teknologi itu berkembang pesat karena mampu menyelesaikan tugas kompleks secara otomatis. Mahasiswa asal Makau, Zhao Yikang, mengaku menggunakan AI untuk membuat video promosi hingga mengelola akun media sosial saat magang di perusahaan properti di Zhuhai. "AI bisa memahami sesuatu dalam hitungan detik. Anda hanya perlu bertindak sebagai komandan dan memberitahunya apa yang harus dilakukan," ujarnya.

Zhao bahkan meminta AI membuat situs perusahaan fotografi yang tengah dipersiapkannya setelah lulus kuliah. Dalam waktu sekitar 10 menit, sistem tersebut menghasilkan situs yang dapat langsung digunakan dengan biaya kurang dari 5 yuan atau sekitar Rp 12.710, menggunakan kurs Rp 2.542 per yuan. 

Meski masih menghadapi hambatan akibat pembatasan ekspor cip canggih dari AS, sejumlah analis menilai kesenjangan teknologi AI kedua negara semakin menyempit. 

Laporan Stanford University Institute for Human-Centered AI bahkan menyebut jarak performa model AI papan atas Amerika Serikat dan Tiongkok "secara efektif telah tertutup." Kepala analis Omdia, Lian Jye Su, mengatakan, "Tidak akan butuh waktu lama bagi Tiongkok untuk bertransformasi dari sekadar pengikut cepat menjadi inovator yang berdiri sejajar dengan AS dalam persaingan AI global," ujarnya.

5/07/26

Polisi tangkap enam pendemo saat aksi JKA di kantor Gubernur Aceh

  Polresta Banda Aceh menangkap enam mahasiswa dari Aliansi Rakyat Aceh (ARA) saat berunjuk rasa menolak pemberlakuan peraturan Gubernur Aceh (Pergub) Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) di kantor Gubernur Aceh.

"Enam orang dari masa pengunjuk rasa sempat diamankan karena menurunkan bendera Merah Putih dan memprovokasi masa lainnya," kata Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana di Banda Aceh

Untuk diketahui, mahasiswa dari berbagai kampus di Aceh yang tergabung dalam ARA melakukan aksi di depan kantor Gubernur Aceh. Mereka menolak penerapan Pergub JKA dan meminta peraturan tersebut dicabut kembali.

Kapolres mengatakan dalam aksi unjuk rasa tersebut, terdapat masa yang hendak menurunkan bendera merah putih, tetapi petugas keamanan menghalanginya untuk tidak menurunkan simbol negara.

Adapun keenam pendemo yang ditangkap tersebut yakni, RMZ (34), MRA (20), ASN (21), MAU (21) DAI (22) dan TP (22).

"Saat sedang melakukan audiensi, ada masa yang menurunkan bendera merah putih serta memprovokasi masa lainnya sehingga terjadi pembubaran oleh tim dalmas awal dilanjutkan dalmas lanjutan serta PHH dari Sat Brimob Polda Aceh," ujarnya.

Andi menyampaikan dari enam orang yang diamankan tersebut, empat diantaranya telah diserahkan kembali kepada penanggung jawab aksi, sementara dua lainnya menjalani perawatan medis.

"Dua lainnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Aceh.karena mengalami benturan dengan personel sehingga dokter mendiagnosa cedera kepala ringan," katanya.

Ia menegaskan sebelumnya petugas telah memberikan imbauan agar aksi unjuk rasa yang disampaikan dapat dilaksanakan dengan semangat kedamaian.

"Mari kita jaga suasana Kota Banda Aceh tetap kondusif," demikian Kapolresta Banda Aceh.


Dibungkam Forest 1-3, Chelsea telan kekalahan keenam berturut-turut

 Chelsea kembali terpuruk setelah dibungkam Nottingham Forest 1-3 di Stamford Bridge, Senin (4/5), sehingga memperpanjang catatan buruk The Blues menjadi enam kekalahan berturut-turut di liga.

Forest tampil efektif lewat dua gol Taiwo Awoniyi dan penalti Igor Jesus, sedangkan Chelsea hanya mampu membalas satu gol dari Joao Pedro pada menit tambahan.

Chelsea tertahan di peringkat kesembilan klasemen Liga Inggris dengan 48 poin, yang memperkecil peluang lolos ke kompetisi Eropa musim depan.

Sementara itu, tambahan tiga poin membawa Forest menjauh dari degradasi dengan 42 poin di posisi ke-16, demikian yang laman Liga Premier.

Forest langsung mengejutkan tuan rumah lewat gol cepat Awoniyi pada menit kedua. Sundulannya dari jarak dekat setelah memanfaatkan sebuah umpan silang sukses menaklukkan kiper Robert Sanchez.

Chelsea hampir menyamakan kedudukan melalui Enzo Fernandez, tapi tembakan kerasnya membentur tiang gawang.

Alih-alih menyamakan skor, The Blues kembali kebobolan setelah wasit menunjuk titik putih menyusul tinjauan VAR.

Igor Jesus yang maju sebagai algojo sukses mencetak gol pada menit ke-15, meski mengenai kaki Sanchez.

Menjelang turun minum, Chelsea mendapat peluang emas memperkecil ketertinggalan lewat penalti. Namun, Cole Palmer gagal menaklukkan kiper Matz Sels.

Pada babak kedua, Nottingham semakin menjauh setelah Awoniyi kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-52 menyusul umpan Morgan Gibbs-White. Gol itu ditinjau VAR, tetapi kemudian disahkan.

Chelsea mencetak gol melalui Joao Pedro pada menit ke-73, tetapi dianulir karena offside.

The Blues menemui jalan buntu, termasuk saat peluang emas Cole Palmer dimentahkan oleh Sels.

Gol pelipur lara akhirnya tercipta pada menit tambahan babak kedua dari aksi akrobatik Joao Pedro, yang membuat kedudukan 1-3.

Susunan pemain

Chelsea (4-2-3-1): Robert Sanchez (Jorgensen 66'); Marc Cucurella, Tosin Adarabioyo (Colwill 46'), Trevoh Chalobah, Malo Gusto; Moises Caicedo, Romeo Lavia (Santos 58'); Jesse Derry (Delap 45'+9), Enzo Fernandez, Cole Palmer; Joao Pedro

Nottingham Forest (4-4-2): Matz Sels; Luca Netz, Morato, Jair Cunha (Milenkovic 46'), Zach Abbott (Williams 45'+5); Dilane Bakwa (Hutchinson 80'), Ryan Yates, Nicolas Domínguez (Anderson 46'), James McAtee; Taiwo Awoniyi, Igor Jesus (Gibbs-White 46' [Wood 66'])

5/04/26

Anggap pernyataan Amien Rais fitnah keji, ABP siapkan langkah hukum

 Sukarelawan Presiden Prabowo Subianto yang tergabung dalam Arus Bawah Prabowo (ABP) sedang menyiapkan langkah hukum merespons pernyataan Amien Rais yang dinilai sebagai bentuk fitnah keji, halusinasi, menyesatkan, dan provokatif.

Ketua DPP ABP Supriyanto mengatakan ucapan Amien Rais bentuk serangan personal yang serampangan terhadap Presiden Prabowo Subianto dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

"Ini bukan lagi kritik, melainkan tuduhan keji tanpa dasar yang dipaksakan menjadi seolah-olah kebenaran. Pernyataan ini jelas halusinasi dan menyesatkan publik," kata Supriyanto dikutip dari keterangan persnya, Sabtu 2/5/2026).

ABP menilai narasi yang dibangun Amien Rais telah melewati batas kewajaran dengan menyeret isu moralitas pribadi tanpa bukti yang dapat dipertanggungjawabkan. Bahkan, pernyataan Amien Rais dianggap sebagai bentuk agitasi yang berpotensi merusak stabilitas politik dan kepercayaan publik terhadap pemerintahan.

"Kalau kritik disampaikan dengan data dan argumen, itu sehat. Tapi kalau yang disebar adalah asumsi liar, gosip, dan insinuasi keji, itu bukan lagi demokrasi. itu pembunuhan karakter," tutur Supriyanto.

ABP juga menilai pernyataan Amien Rais menunjukkan kecenderungan retorika yang semakin ekstrem dan kehilangan pijakan rasional. ABP menilai publik berhak mendapatkan diskursus politik yang sehat, bukan narasi sensasional yang memicu kegaduhan.

"Pernyataan seperti ini lebih mirip opini halu yang dipaksakan menjadi fakta. Sangat disayangkan jika keluar dari seorang tokoh yang dulu dikenal sebagai bagian dari gerakan reformasi," ujarnya.

Langkah hukum yang tengah disiapkan ABP disebut akan menyasar dugaan pencemaran nama baik serta penyebaran informasi yang tidak dapat diverifikasi kebenarannya di ruang publik.

Sebelumnya, Amien Rais dalam sebuah video yang beredar luas melontarkan pernyataan bernada negatif terhadap Presiden Prabowo dan Seskab Teddy, serta mengaitkan tuduhannya dengan aspek moralitas yang melampaui batas profesionalitas.

Namun, belakangan video pernyataan Amien Rais yang diunggah melalui akunnya di YouTube telah dihapus setelah menuai sorotan publik

Kata psikologi, 8 tipe orang ini tak pantas dijadikan teman

  Dalam hidup, Anda bertemu dengan banyak orang, beberapa di antaranya menjadi teman. Namun tidak semua pertemanan itu sehat atau bermanfaat.

Psikologi mengatakan ada tipe-tipe orang tertentu yang dapat lebih banyak menimbulkan kerugian daripada manfaat dalam hidup Anda.

Dilansir geediting, berikut 8 tipe orang yang tidak pantas dijadikan teman.

1. Si pengeluh

Kita semua pernah mengalami hari-hari buruk dan wajar jika kita curhat kepada teman-teman.

Tapi ada juga teman-teman yang sepertinya menjadikan mengeluh sebagai kebiasaan mereka.

Psikologi menunjukkan bahwa paparan negatif yang terus-menerus dapat memengaruhi kesehatan mental Anda.

Jika Anda merasa lelah setelah menghabiskan waktu dengan teman yang hanya mengeluh, mungkin sudah saatnya mengakhiri pertemanan tersebut.

2. Teman yang bertepuk sebelah tangan

Pertemanan itu tentang memberi dan menerima.

Jika Anda terus-menerus merasa kebutuhan dan perasaan diabaikan, mungkin sudah saatnya untuk mundur sejenak dan mengevaluasi kembali pertemanan tersebut.

3. Tukang drama

Selalu ada teman yang selalu dikelilingi kekacauan dan drama. Mereka tampaknya menikmati hal itu.

Bahkan, penelitian menunjukkan bahwa kepribadian yang cenderung konfliktif sering kali tertarik pada drama karena ini memenuhi kebutuhan mereka akan perhatian dan pengakuan.

Berada di tengah kekacauan yang terus-menerus ini bisa melelahkan dan merusak kedamaian batin Anda.

4. Pesaing yang selalu ada

Persaingan sehat antar teman bisa menyenangkan dan memotivasi.

Namun, ada beberapa teman yang tampaknya menjadikan segala sesuatu sebagai kontes, selalu berusaha mengungguli Anda atau selangkah lebih maju.

Mulai dari prestasi pribadi hingga harta benda, mereka terus-menerus membandingkan. Hal ini dapat membuat Anda merasa tidak mampu dan stres, selalu merasa perlu untuk mengimbangi.

5. Teman yang hanya ada saat senang

Anda akan menghargai teman-teman yang selalu ada untukmu di saat-saat tergelap, menawarkan dukungan ketika sangat membutuhkannya.

Namun, beberapa teman hanya hadir di saat-saat bahagia, menghilang ketika keadaan menjadi sulit.

Tipe teman seperti ini dapat membuat Anda merasa ditinggalkan dan dikhianati ketika Anda paling membutuhkannya.

6. Penyebar gosip

Berbagi rahasia dan cerita pribadi dapat memperkuat pertemanan.

Namun, ada perbedaan mencolok antara berbagi dan bergosip.

Psikologi mengatakan bahwa pertemanan yang dibangun di atas gosip bersifat dangkal dan dapat menyebabkan kecemasan dan ketidakpercayaan.

Jika terus-menerus khawatir tentang apa yang mungkin dikatakan teman Anda di belakang Anda, mungkin sudah saatnya mengakhiri tersebut.

7. Teman yang egois

Pertemanan seharusnya bersifat timbal balik, di mana kedua pihak menunjukkan minat pada kehidupan satu sama lain.

Namun, beberapa teman tampaknya hanya peduli pada diri mereka sendiri.

Perilaku egois ini dapat membuat Anda merasa tidak dihargai dan diabaikan.

8. Pengaruh negatif

Lingkungan pergaulan bisa memengaruhi perilaku dan sikap Anda. Beberapa teman dapat membawa Anda ke jalan yang tidak bermanfaat.

Jika mendapati diri Anda terlibat dalam perilaku yang membuat Anda tidak nyaman, sudah saatnya untuk mempertimbangkan kembali pertemanan tersebut.