Pasang Iklan Gratis

Desas-desus Gibran Rakabuming Raka tak lagi dibawa ke Pilpres 2029, Bara JP: Pak Jokowi biasa saja

 Ketua Umum Bara JP (Barisan Relawan Jokowi Presiden) Willem Frans Ansanay mengungkap reaksi Mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) terkait putra sulungnya, Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dan Pemilihan Presiden atau Pilpres 2029.

Gibran saat ini menjadi pendamping Presiden RI Prabowo Subianto, memimpin pemerintahan RI dengan Kabinet Merah Putih dalam periode 2024-2029.

Namun, baru satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran berjalan, sudah ada wacana pencalonan kembali Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres) di Pilpres 2029 mendatang.

Yang lebih menjadi sorotan, sejumlah partai politik (parpol) yang umumnya berasal dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus ingin mengusung Prabowo untuk periode kedua.

Menariknya, posisi Gibran masih dipertanyakan, lantaran parpol-parpol itu tidak secara terbuka menyertakan nama kakak kandung Kahiyang Ayu dan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep tersebut.

Adapun satu-satunya parpol yang sejauh ini sudah terang-terangan menyatakan ingin mengusung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka untuk dua periode (termasuk maju ke Pilpres 2029) adalah Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI Dedek Prayudi sudah mengungkap arah politiknya untuk Pilpres 2029 mendatang.

Menurut Uki, sapaan akrab Dedek Prayudi, partainya tetap konsisten mendukung pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka untuk memimpin dua periode.

Kata dia, sikap politik ini tidak berubah dan berawal dari arahan langsung dari Jokowi.

"Sejauh ini instruksi dari Pak Jokowi belum berubah ya. Dan instruksi tersebut kemudian diamini oleh Ketua Umum serta struktur sampai dengan kader hingga anggota biasa, yaitu PSI akan mengusung Prabowo-Gibran dua periode," ujar Dedek Prayudi saat wawancara khusus, jelang Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI yang digelar di Makassar pada 29–31 Januari 2026.

Gibran Kemungkinan Tak Lagi Digandeng Prabowo di Pilpres 2029, Jokowi Disebut Biasa Saja

Willem Frans Ansanay mengungkap Jokowi masih bersikap santai meski kemungkinan anak sulungnya tidak dipasangkan lagi dengan Prabowo di Pilpres 2029.

Kata Frans, Jokowi menyebut partai politik memiliki hak untuk memilih siapa nama yang akan diusung ke pesta demokrasi untuk memilih RI 1 dan RI 2 itu.

Sebelumnya, relawan Bara JP berkunjung ke kediaman Jokowi yang terletak di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo pada Jumat (13/2/2026) lalu.

"Pak Jokowi biasa-biasa aja. Gak terlalu berpikir seperti yang kita bayangkan. Pak Jokowi santai aja," kata Frans dalam program Kompas Petang yang diunggah di kanal YouTube KompasTV Jateng, Senin (16/2/2026).

"Biasa aja, itu hak politik daripada partai politik. Silakan aja."

"Kan wajar kalau satu partai ingin membesarkan partainya dan mendorong ketua umumnya atau siapa yang dijagokan. Itu hal yang wajar dalam pemilu presiden atau bupati, gubernur dan lain-lain."

Kemudian Frans menegaskan, manuver partai politik yang sudah terbuka menyatakan dukungan untuk Prabowo di Pilpres 2029 dan sudah menyebutkan calon yang akan diusung adalah hal yang di luar ekspektasi Bara JP.

Menurutnya, pihak Bara JP selaku relawan Jokowi mengira, parpol saat ini seharusnya fokus untuk menjalankan program-program pemerintahan Prabowo-Gibran dulu.

"Jadi yang kita sampaikan dan kemudian ada wacana yang berkembang, sebetulnya ini sesuatu yang di luar ekseptasi kami. Kami tidak mengharapkan partai politik secepat itu, dengan menentukan siapa calon-calonnya, " ujar Frans.

"Kami tadinya berpikir partai politik koalisi ini bekerja bersama-sama dengan presiden menyelesaikan prioritas [program pemerintah]."

Deretan Partai yang Sudah Nyatakan Dukungan Prabowo ke Pilpres 2029

Sejumlah partai politik sudah menunjukkan manuver secara terbuka untuk mendukung Prabowo di pesta demokrasi selanjutnya, Pilpres 2029.

Di antaranya adalah PAN, PKB, dan Partai Golkar (Golongan Karya). Sementara, Partai Gerindra (Gerakan Indonesia Raya) yang menjadi kendaraan politik utama sudah terbaca jelas akan mengusung Prabowo lagi.

Namun, partai-partai ini tidak menyinggung nama Gibran untuk dijadikan pendamping Prabowo.

PAN

Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno telah memastikan partai mendukung Prabowo di 2029.

Bahkan, ada sinyal kuat bahwa PAN mendorong Zulkifli Hasan (Zulhas) sebagai calon wakil presiden (cawapres) pendamping Prabowo, meski dukungan utamanya untuk Prabowo sebagai calon presiden (capres). 

Hal tersebut disampaikan sekitar awal Februari 2026, dengan alasan konsistensi dukungan sejak awal dan kinerja pemerintahan saat ini.

“Kalau ditanyakan hari ini, saya dukung Pak Zulhas mendampingi Pak Prabowo di tahun 2029 tentu. Bagi saya, itu juga akan menghidupkan mesin partai. Kader-kader juga akan tergerak untuk mendukung ketua umumnya,” ujar Eddy saat ditemui di Gedung DPR RI, Kamis (5/2/2026).

Menurut Eddy, dengan dihapuskannya ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold, partai politik memiliki peluang lebih besar untuk mengusung kader terbaiknya sebagai calon wakil presiden.

“Gini, bagi saya, saya adalah partai politik dan apalagi partai politik itu sekarang memiliki kesempatan untuk bisa mengajukan kader-kadernya dengan tidak ada presidential threshold. Tentu saya mau dukung Pak Zulhas,” kata Eddy.

Meski secara pribadi mendukung pasangan Prabowo-Zulhas, Eddy menegaskan bahwa keputusan resmi PAN terkait paket capres-cawapres belum ditetapkan, dan masih menunggu dinamika politik ke depan.

Namun demikian, Eddy menegaskan bahwa sikap PAN untuk kembali mendukung Prabowo sebagai calon presiden pada Pilpres 2029 sudah final.

Dia mengingatkan, PAN merupakan satu-satunya partai di luar Partai Gerindra yang secara konsisten mendukung Prabowo dalam tiga kali pemilihan presiden.

0 Response to "Desas-desus Gibran Rakabuming Raka tak lagi dibawa ke Pilpres 2029, Bara JP: Pak Jokowi biasa saja"

Posting Komentar