Pasang Iklan Gratis

Maresca ungkap alasan mainkan Marc Guéhi di tengah, Manchester City butuh solusi berbeda

  Enzo Maresca menemukan solusi tak biasa ketika Manchester City menghadapi krisis di lini tengah. Marc Guéhi, yang lebih dikenal sebagai bek tengah, dimainkan di posisi gelandang saat City menjamu Bournemouth pada Minggu.

Keputusan tersebut awalnya terlihat berisiko. Namun, Guéhi justru menjadi salah satu pemain penting dalam comeback City yang berakhir dengan kemenangan 2-1 di Stadion Etihad.

Bournemouth sempat unggul lebih dulu melalui James Tavernier. City kemudian bangkit di babak kedua dan mencetak dua gol lewat Guéhi serta Josko Gvardiol untuk mengamankan tiga poin.

Guéhi Bisa Jadi Solusi Baru City

Melansir ESPN, Maresca mengatakan keputusan memainkan Guéhi di lini tengah merupakan bagian dari upayanya mencari alternatif setelah City kehilangan sejumlah gelandang penting.

Rodri dan Tijjani Reijnders telah meninggalkan klub pada pekan tersebut, membuat pilihan Maresca di area tengah semakin terbatas.

"Ini adalah sebuah solusi," kata Maresca. "Saya tidak tahu apakah ini bisa diterapkan untuk pertandingan selanjutnya, tetapi ini adalah sebuah solusi. Kita membutuhkan solusi yang berbeda."

Maresca bahkan tidak menutup kemungkinan menggunakan Guéhi di posisi tersebut lagi.

"Ketika Anda memvisualisasikannya dan itu bagus, di masa depan ketika Anda membutuhkannya, Anda tahu jika dia akan bermain di sana, dia akan bagus. Jadi ini adalah solusi lain."

Artinya, eksperimen tersebut tidak sekadar dilakukan karena keadaan darurat. Maresca kini memiliki opsi tambahan yang bisa digunakan ketika situasi skuad menuntutnya.

Guéhi Tak Keberatan Bermain di Posisi Berbeda

Guéhi sendiri mengaku tidak mempermasalahkan keputusan Maresca. Sang pemain mengatakan perubahan posisi tersebut sudah dipersiapkan selama latihan sepanjang pekan.

"Itu adalah ide dari manajer. Kami mengerjakannya selama seminggu. Dia mencoba berbagai hal," katanya.

Bek berusia 26 tahun itu juga mengakui bahwa rekan-rekannya membantunya menjalankan peran baru tersebut.

"Saya senang akhirnya usaha saya membuahkan hasil. Saya mendapat banyak bantuan. Bermain di samping Elliot sangat membantu, bermain di depan Gvardiol dan Rúben Dias juga membantu."

Guéhi menegaskan bahwa dirinya siap memainkan posisi apa pun yang dibutuhkan tim.

"Saya akan melakukan apa pun yang diminta tim. Ini untuk tim, bukan untuk diri saya sendiri."

Sikap tersebut tentu menjadi keuntungan bagi Maresca. Memiliki pemain yang mampu menjalankan beberapa peran dapat memberikan fleksibilitas tambahan sepanjang musim.

City Masih Membutuhkan Pemain Baru

Meski berhasil mengatasi Bournemouth, Maresca tidak menutupi fakta bahwa City masih membutuhkan tambahan pemain sebelum bursa transfer ditutup.

Dengan waktu sekitar satu pekan tersisa, sang pelatih mengindikasikan bahwa aktivitas transfer klub belum selesai.

"Ini masih dalam proses," kata bos City. "Tinggal satu minggu lagi, [sebelum batas waktu] delapan hari, jadi pasti sesuatu akan terjadi."

Kemenangan atas Bournemouth setidaknya memberikan awal yang positif bagi Maresca. City sempat kesulitan menemukan ritme permainan, tetapi mampu membalikkan keadaan lewat gol Guéhi dan Gvardiol.

Bagi Maresca, hasil tersebut membuat hari pertamanya sebagai pelatih City terasa semakin spesial.

"Hari yang sempurna. Saya senang pada akhirnya karena kami memberi mereka [para penggemar] kegembiraan tiga poin, untuk memenangkan pertandingan."

"Jadi, harus saya akui itu sangat emosional, dan itu adalah hari yang sempurna."

0 Response to "Maresca ungkap alasan mainkan Marc Guéhi di tengah, Manchester City butuh solusi berbeda"

Posting Komentar