bandara kembali dibuka hingga pembuatan rekening massal
Berbagai peristiwa ekonomi diberitakan oleh Kantor Berita ANTARA pada Selasa (08/09), mulai dari sejumlah bandara terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK kembali beroperasi hingga pemerintah tengah mempersiapkan mekanisme penyediaan atau pembuatan rekening massal bagi seluruh masyarakat.
Berikut rangkuman berita ekonomi kemarin yang layak disimak pagi ini :
Menhub: Sejumlah bandara terdampak abu vulkanik GAK kembali dibuka
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyatakan sejumlah bandara terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) kembali beroperasi mulai Selasa dini hari, setelah dinyatakan aman melalui evaluasi keselamatan penerbangan nasional.
Purbaya sebut cicilan utang Whoosh berkisar Rp1 triliun per tahun
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan restrukturisasi utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh menggunakan skema cicilan sekitar Rp1 triliun per tahun dengan tenor hingga 80 tahun.
Pemerintah siapkan Rp17 triliun untuk bantuan beras di kuartal IV-2026
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah mempersiapkan anggaran sebesar Rp17 triliun untuk bantuan beras kepada 33,2 juta keluarga miskin atau kurang mampu sepanjang kuartal empat (Q4) tahun 2026.
Pertamina sebut 94 persen SPBU telah salurkan B50
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra menyatakan bahwa hingga 5 September 2026 sebanyak 6.050 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) atau 94 persen telah menyalurkan mandatori biodiesel B50, dari total 6.412 SPBU yang ada.
Pemerintah siapkan mekanisme penyediaan rekening massal BRI dan BSI
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan saat ini pemerintah tengah mempersiapkan mekanisme penyediaan atau pembuatan rekening massal bagi seluruh masyarakat di Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Syariah Indonesia (BSI).
0 Response to " bandara kembali dibuka hingga pembuatan rekening massal"
Posting Komentar